• Breaking News

    Tips Merawat Mobil Yang Jarang Dipakai Agar Tidak Bermasalah

    Saat pandemi virus corona menyerang, masyarakat diminta untuk jaga jarak fisik dengan orang lain. Maka dari itu, kegiatan bekerja, belajar dan ibadah sebaiknya dilakukan di rumah. Saat ini banyak perkantoran yang membolehkan karyawannya kerja dari rumah atau work from home (WFH). Dengan adanya WFH, mobil jadi jarang dipakai. Tapi, bukan berarti mobil dibiarkan begitu saja di garasi. Mobil yang tak terpakai selama WFH pun perlu perawatan.

    Dilansir Paultan, Proton memberikan tips kepada pemilik kendaraan untuk melakukan perawatan mobilnya selama tidak terpakai. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, salah satunya soal baterai atau aki.

    Selama tak terpakai, aki bisa ngedrop lantaran mesin tidak menyala dan alternator tidak mengecas baterai. Untuk itu, pemilik mobil tetap disarankan menyalakan mesin setidaknya 10 menit setiap hari agar alternator bisa mengecas baterai.

    Saat memanaskan mesin mobil, hindari menyalakan AC atau sistem hiburan untuk meminimalkan penarikan daya dari aki yang dapat mengurangi efektivitas proses pengisian baterai. Sambil memanaskan mesin mobil, cek juga tekanan angin ban. Pastikan tekanan angin sesuai dengan yang direkomendasikan pabrikan yang biasanya tertera di tabel di bingkai pintu sisi pengemudi.

    Selain itu, biasanya mobil yang diparkir di tempat yang sama selama berhari-hari bisa menimbulkan flat spot pada ban yang dapat menyebabkan ban kehilangan bentuk bulatnya. Jika terjadi flat spot, saat berjalan akan dirasakan getaran pada setir. Untuk menghindari flat spot, gerakkan mobil maju-mundur sambil memanaskan mesinnya.

    Jika mobil diparkir di garasi yang tidak beratap, disarankan untuk mengangkat wiper agar karetnya wiper tetap awet. Terakhir, Anda bisa membersihkan beberapa objek yang sering disentuh seperti setir, gagang pintu, saklar jendela, layar hiburan dan tuas persneling agar tak ada virus yang menempel.

    Tidak ada komentar